Pengasih(kecpengasih)--Lokakarya Mini adalah merupakan suatu bentuk forum pertemuan yang merupakan penerapan dari manajeman penggerakan pelaksanaan di Puskesmas.
Tujuan dari Lokarya Mini meliputi :
UMUM
Meningkatkan fungsi Puskesmas melalui penggalangan kerja sama tim baik lintas program maupun lintas sektor serta terlaksananya kegiatan Puskesmas sesuai dengan perencanaan.
KHUSUS
1). Tergalangnya tim baik lintas program maupun lintas sektor.
2). Terpantaunya hasil kegiatan Puskesmas sesuai dengan perencanaan.
3). Teridentifikasinya masalah dan hambatan dalam pelaksanaan kegiatan Puskesmas.
4). Teridentifikasinya penyebab masalah serta diupayakannya pemecahan masalah.
5). Tersusunnya rencana kerja untuk periode selanjutnya.
Keberhasilan pembangunan kesehatan memerlukan keterpaduan baik lintas program maupun lintas sektor. Penyelenggaraan program kesehatan memerlukan dukungan lintas sektor terkait. Oleh karenanya Puskesmas harus melakukan kerjasama dengan lintas sektor agar diperoleh dukungan dalam pelaksanaan berbagai kegiatannya. Salah satu bentuk upaya penggalangan dan pemantauan berbagai kegiatan ini adalah dengan melalui pertemuan dalam hal ini adalah melalui Lokakarya Mini.

Selasa (26-11-2019) di warung makan Dapur Semar berlangsung acara lokakarya mini tingkat Kecamatan Pengasih. Hadir dalam acara tersebut Camat Pengasih (Drs. Warsidi), PLKB Kecamatan Pengasih (Bp Sarji), Kepala KUA Pengasih, Puskesmas Pengasih 1, Puskesmas Pengasih 2, Kades Pengasih (Djoko Purwanto), Kades Sendangsari (Suhardi), Kades Sidomulyo (Kabul), Kesra Desa Pengasih, dan Kesra Desa Sendangsari.
Camat Pengasih (Drs. Warsidi) dalam sambutannya menyampaikan dan juga menegaskan kepada seluruh Kepala Desa agar dana desa penganggarannya untuk kesehatan tentu dengan mekanisme dan regulasi yang berlaku, selain masyarakat agar cepat merespon dan melaporkan kepada pihak puskesma jika ada penyakit yang banyak di derita oleh masyarakat di sekitar lingkungan dan ini merupakan bagian dari sinergitas itu sendiri.
"Lokakarya Mini Lintas Sektor Puskesmas Pengasih ini adalah merupakan salah satu ruang membangun komitmen, menyatukan misi ditingkatan pemangku kepentungan, Camat sebagai Pemerintah Kecamatan Kepala Desa sebagai representasi masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan Puskesmas sebagai instansi kesehatan untuk bersama-sama bersinergi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dari Laporan yang dijabarkan Kegiatan Inovasi yang dilakukan meliputi : SMS Gateway gizi, SMS Gateway Imunisasi Booster, SMS Gateway Kesehatan Jiwa, Gempita KB, Monitoring Tablet Tambaj Darah (TTD), dan Kepuasan Pasien Touchsreen.
Selain itu juga melakukan kunjungan 10 besar penyakit triwulan 2 bulan November 2019 meliputi :
1. TW 2 : Hipertensi
* NOVEMBER : Hipertensi
2. TW 2 : ISPA
* NOVEMBER : ISPA
3. TW 2 : Faringitis
* NOVEMBER : Faringitis
4. TW 2 : Diabetes Militus
* NOVEMBER : Diabetes Militus
5. TW 2 : Dispepsia
* NOVEMBER : Dispepsia
6. TW 2 : Headache
* NOVEMBER : Headache
7. TW 2 : Myalgia
* NOVEMBER : Demam
8. TW 2 : Arthritis
* NOVEMBER : Myalgia
9. TW 2 : LBP
* NOVEMBER : Arthritis
10. TW 2 : Diare
* NOVEMBER : LBP
* Kesehatan Ibu dan Anak meliputi ;
- Kematian Ibu : Tidak Ada.
- Kematian Bayi (1 - 11 Bulan) : 4
- Kematian Balita : 2.
* Desa Siaga Wilayah Kecamatan Pengasih meliputi :
1. DESA SIDOMULYO :
* Forum Masyarakat Desa/ Pengurus Desi : Setiap bulan
* Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM)/ Kadet Teknis terlatih : Ada 9 Orang.
* Kemudahan Akses/jangkauan pelaksana kegiatan : Ya (mudah dijangkau)
* Posyandu dan UKBM Aktif : Posyandu + UKBM Aktif.
* Akomodasi Dana/ Memperoleh Alokasi Dana Dalam Anggaran Desa, Masyarakat (dana sehat), dunia usaha : APBDes + 2 Sumber.
* Peran serta masyarakat dan organisasi masyarakat : peran aktid + 3 ormas.
* Peraturan di tingkat Desa : Ada dan Sudah dilaksanakan.
* Pembinaan PHBS dan Tatanan RT : >70% Mandiri.
2. Desa Sendangsari :
* Forum Masyarakat Desa/ Pengurus Desi : Setiap Bulan
* Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM)/ Kader Teknis terlatih : Ada 6 - 8 Orang
* Kemudahan Akses/jangkauan pelaksana kegiatan : Ya
* Posyandu dan UKBM Aktif : Posyandu + UKBM Aktif.
* Akomodasi Dana/ Memperoleh Alokasi Dana Dalam Anggaran Desa, Masyarakat (dana sehat), dunia usaha : APBDes + 2 Sumber
* Peran serta masyarakat dan organisasi masyarakat : Peran Aktif + 3 Ormas
* Peraturan di tingkat Desa : Ada Sudah dilaksanakan
* Pembinaan PHBS Tatanan RT : > 70 % Purnama
3. DESA PENGASIH :
* Forum Masyarakat Desa/ Pengurus Desi : Jalan Belum Rutin.
* Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM)/ Kader Teknis terlatih : Ada 3 - 5 Orang.
* Kemudahan Akses/jangkauan pelaksana kegiatan : Ya
* Posyandu dan UKBM Aktif : Posyandu dan 2 UKBM Aktif.
* Akomodasi Dana/ Memperoleh Alokasi Dana Dalam Anggaran Desa, Masyarakat (dana sehat), dunia usaha : Ada APBDes
* Peran serta masyarakat dan organisasi masyarakat : Peran Aktif + 2 Ormas
* Peraturan di tingkat Desa : Ada Belum Dilaksanakan
* Pembinaan PHBS Tatanan RT : >70% Madya," ucap Narasumber dari Puskesmas 1 Pengasih.

Pada intinya hasil dari Lokakarya mini lintas sektor Puskesmas yakni membangun komitmen, semua harus terlibat dan memiliki peran agar dapat mewujudkan warga masyarakat sehat dan Indonesia Sehat.