Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

INFO BMKG

Admin
Berita
22 Juli 2019 09:46:45

Image Berita


  Pengasih(kec pengasih)--Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang sebelumnya bernama Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) ialah lembaga pemerintah non departemen Indonesia yang mempunyai tugas melaksanakan tugas Pemerintahan dibidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
  Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mempunyai : melaksanakan tugas Pemerintahan dibidang Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara dan Geofisika sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
  Dalam melaksanakan tugas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyelenggarakan fungsi: Perumusan kebijakan nasional dan kebijakan umum dibidang meteorologi klimatologi dan geofisika, Perumusan kebijakan teknis dibilang meteorologi klimatologi dan geofisika, Koordinasi kebijakan perencanaan dan program dibidang meteorologi klimatologi dan geofisika, Pelaksanaan pembinaan dan pengendalian observasi serta pengolahan data dan informasi dibidang meteorologi klimatologi dan geofisika, Pelayanan data dan informasi di bidang meteorologi klimatologi dan geofisika, Penyampaiam informasi kepada instansi dan pihak terkait serta masyarakat berkenaan dengan perubahan iklim, Penyampaian informasi dan peringatan dini kepada instansi dan pihak terkait serta masyarakat berkenaan dengan bencana karena faktor meteorologi klimatologi dan geofisika. Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya BMKG dikoordinasikan oleh Menteri yang bertanggung jawab di bidang perhubungan.
  Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merespon dengan adanya keresahan masyarakat pantai selatan Jawa akan terjadinya gempabumi dengan kekuatan 8,8 dengan diikuti tsunami setinggi 20 meter di pantai Cilacap, Yogyakarta, sampai Jawa Timur, Berikut ini info resmi dari BMKG.
  Berdasarkan "PRES RELEASE" Nomor: GF.00.02/004/DG/VII/2019 tanggal 21 Juli 2019 di Jakarta, Deputi Bidang Gekfisika (Dr. Muhammad Sadli, M.eng) yang berbunyi :
"Merespon dengan adanya keresahan masyarakat pantai selatan Jawa akan terjadinya gempabumi dengan kekuatan 8,8 dengan diikuti tsunami setinggi 20 meter di pantai Cilacap, Yogyakarta, sampai Jawa Timur, yang dilansir oleh beberapa media on line maka bersama ini kami sampaikan tanggapan sebagai berikut :
1. Indonesia sebagai wilayah yang aktif gempabumi memiliki potensi gempa bumi yang dapat terjadi kapan saja dan dalam berbagai kekuatan.
2. Sampai saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempa bumi dengan tepat dan akurat kapan, dimana, dan berapa kekuatannya sehingga BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi prediksi gempa bumi.
3. Berdasarkan kajkan para ahli bahwa zona megathrust Selatan Jawa memiliki potensi gempa dengan magnitudo Maksimum M 8,8. Tetapi ini adalah "POTENSI BUKAN PREDIKSI", sehingga kapan terjadinya tidak ada yang tahu. Untuk itu kita semua harus melakukan upaya mitigasi struktural dan non struktural dengan membangun bangunan aman gempa, melakukan penataan tata ruang lantai yang aman tsunami, serta membangun kapasitas masyarakat terkait cara selamat saat terjadi gempa bumi dan tsunami.
4. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yanh beredar. Alabjka kng mengetahui lebih jelas dapat menghubungi kontak center 021-6546316 atau www.bmkg.go.id".
  Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tidak tahu waktu gempa itu akan terjadi karena gempa bumi bisa terjadi kapan saja dengan kekuatan beragam. Hingga kini belum ada teknologi yanh dapat memprediksi gempa bumi dengan tepat dan akurat.
  Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menghimbau dan meminta agar masyarakat untuk tetal tenang dan tidak terpancing dengan isu-isu yang beredar. Jika ada informasi yang meragukan maka masyarakat bisa menghubungi call center BMKG atau memantau situs resmi www.bmkg.go.id.


 

Source: BMKH

WhatsApp Chat