23 Juli Hari Anak Nasional; Mewujudkan Keluarga Ramah dan Peduli Anak
Anak merupakan awal mata rantai manusia yang sangat menentukan wujud dan kehidupan suatu bangsa pada masa depan. Oleh karena itu, menyiapkan generasi muda yang berkualitas sebagai penerus dan pewaris bangsa sama artinya dengan membangun dan menyejahterakan kehidupan anak sedini mungkin. Kepada anak perlu diberikan bekal keimanan, kepribadian, kecerdasan, keterampilan, jiwa dan semangat kebangsaan serta kesegaran jasmani agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang berbudi luhur, bersusila, cerdas, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Sebagai kelompok penduduk berusia kurang dari 18 tahun, anak
mempunyai potensi untuk dikembangkan agar dapat berpartisipasi aktif
dalam pembangunan pada masa kini dan mendatang. Mereka adalah kelompok
yang perlu disiapkan untuk kelangsungan bangsa dan negara. Mewujudkan
anak sebagai generasi penerus yang berkualitas berimplikasi pada
perlunya pemenuhan hak dan perlindungan anak. Komitmen untuk memberikan
jaminan terpenuhinya hak dan perlindungan anak merupakan hak asasi
manusia yang wajib dihormati, dan dijamin oleh negara, pemerintah,
masyarakat, keluarga dan orang tua.
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) XXVIII Tahun 2013 yang jatuh
pada hari Selasa (23/7) dan mengambil tema Indonesia yang Ramah dan
Peduli Anak Dimulai dari Pengasuhan dalam Keluarga merupakan saat yang
tepat untuk merefleksi seberapa jauh keluarga kita telah memberikan yang
terbaik buat anak sebagai calon generasi penerus bangsa. Hal ini
mengingat bahwa keluarga adalah lingkungan yang pertama dan utama bagi
anak, di mana mereka dibawah asuhan dan bimbingan orangtua mulai
berlatih mengenal kehidupan dan membekali diri di segala aspek, sebelum
terjun ke dalam lingkungan masyarakat....
Selengkapnya silakan download file lampiran