Sungguh Sangat Mulia Hati Seorang Nenek

Senin, 11 Juni 2018 20:24:56 - Oleh : @ryotrantib

Komplek Kantor Kecamatan Pengasih

Pembinaan Linmas Desa Karangsari Persiapan Pengamanan Pemilu 2019

Syawalan Keluarga Besar Masyarakat Sidomulyo Menghadirkan Ustad Kondang

Pengajian Akbar Pondok Pesantren As-Salam dan Syawalan Desa Tawangsari

Rakor Daftar Pemilih Sementara Hasil Pemutakhiran

Taman Budaya Kabupaten Kulonprogo Syawalan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY

    Pengasih(kecpengasih)--Senin (11-06-2018), Suatu pagi pada hari Sabtu (09-06-2018) sekira pukul 10.30 WIB datanglah seorang nenek yang usia kurang lebih 87 tahun dengan mengayung sepeda ontelnya menuju kantor Kecamatan Pengasih. Nenek tersebut dengan mengenakan baji yang sangat sederhana dan dengan mengayuh sepeda mininya. 

   Nenek tersebut juga membawa 2 buah sapu dan 1 buah keset yang terbuat dari serabut kelapa.  Dengan berjalan agak sempoyongan dan pelan-pelan nenek tersebut menghampiri salah seorang staf Kecamatan Pengasih yang kebetulan di gedung Pendopo Kecamatan Pengasih sedang ada rapat pleno Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)  Pengasih dalam rangka persiapan pemilu tahun 2019. 

    Seorang staf Kecamatan Pengasih tersebut lalu mrnghampiri dan menemui nenek tersebut.    "Selamat pagi menjelang siang Nek? Maaf Nek, ada yang bisa saya bantu?," ucap seorang staf Kecamatan Pengasih.     "Inggih mas,  menawi angsal kawulo ajeng maringi sapu kalian keset saking serabut kelapa mas (iya mas,  kalo boleh saya mau memberikan sapu sama keset dari serabut kelapa)?., ucap Nenek tersebut.  

   Tanpa disadari oleh seorang staf Kecamatan Pengasih merasa tersentuh hatinya karena dengan tulus dan ikhlas Nenek tersebut memberikan dua buah sapu dan satu buah keset yang terbuat dari serabut kelap diberikan untuk ditaruh di musholla Kantor Kecamatan Pengasih.  Nenek yang sudah usia tua renta dan mengayuh sepeda ontelnya dengan berjalan agak sempoyongan dan pelan-pelan, sungguh mempunyai hati yang sangat mulia sekali meskipun barang yang diberikan oleh Nenek yang tua renta tak seberapa harga namun sangatlah bermanfaat.  

   Seorang staf Kecamatan Pengasih lalu mempersilahkan Nenek tersebut untuk duduk dan istirahat serta seorang staf Kecamatan Pengasih menemui Sekcam Kecamatan Pengasih  (Drs. Untung Subagiyo,  MM) untuk menerima barang yang diberikan oleh tersebut.  

   "Saya terima mbah sapu dan keset yabg terbuat dari serabut kelapa,  semoga amal kebaikan simbah dibalas Allah SWT, " ucap Sekcam Kecamatan Pengasih (Drs Untung Subagiyo,  MM).   

   Setelah sapu dan keset diterima oleh Sekcam Kecamatan Pengasih yang nantinya varang tersebut agar ditaruh dimushola Kantor Kecamatan Pengasih. Dan Nenek yang sudah tua renta tersebut mohon pamit untuk pulang.   

   Adapun identitas Nenek tersebut :

   Nama    : Ny.  Tukinem

   Usia       : kurang lebih 80 Tahun

   Alamat   :Warga Desa Sendangsari


   Jika kita sebenarnya mampu untuk bersodaqoh maupun memberikan sesuatu, tapi tak mau maka hendaklah kita malu terhadap Allah SWT. Semoga Allah SWT membantu sang Nenek (Ny Tukinem)  dan membalas kebaikan sang Nenek tersebut dari Allah SWT.

    Allohu Akbar.... Allohu Akbar.... Allohu Akbar.....sungguh tulus dan mulia hati sang Nenek ini (Ny. Tukinem warga Desa Sendangsari Kecamatan Pengasih).

« Kembali | Kirim | Versi cetak