Pelantikan Anggota Badan Permusyawaratan Desa ( Pengganti Antar Waktu)

Sabtu, 9 Juni 2018 19:24:46 - Oleh : @ryotrantib

Balaidesa Margosari

Pembinaan Linmas Desa Karangsari Persiapan Pengamanan Pemilu 2019

Syawalan Keluarga Besar Masyarakat Sidomulyo Menghadirkan Ustad Kondang

Pengajian Akbar Pondok Pesantren As-Salam dan Syawalan Desa Tawangsari

Rakor Daftar Pemilih Sementara Hasil Pemutakhiran

Taman Budaya Kabupaten Kulonprogo Syawalan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY

         Pengasih(kecpengasih)--Sabtu (09-06-2018)--Badan Permusyawaratan Desa (BPD)  adalah merupakan Badan Permusyawaratan Rakyat di desa yang terdiri dari pemangku ketua RW Pemangku Adat,  tokoh masyarakat atau tokoh agama dan lainnya.  Badan Permusyawaratan Desa juga merupakan wahana untuk melaksanakan demokrasi berdasarkan Pancasila. Sebagai wahana demokrasi di desa, anggota BPD dipilih dari dan oleh penduduk desa yang telah memenuhi persyaratan.    Secara yuridis tugas Badan Permusyawaratan Desa (BPD)  mengacu pada Undang Undang Nomor 32 Tahun 2004 sebagai berikut :

1. Membentuk panitia pemilihan kepala desa dalam melaksanakan

    pemilihan kepala desa, BPD berhak membentuk panitia pemilihan kepala

    desa sesuai dengan Peraturan Daerah  Kabupaten.

2. Mengusulkan dan menetapkan calon terpilih kepala desa. Dalam hal ini

    masyarakat mengetahui calon terpilih yang akan mereka pilih dalam

    waktu pemilihan, diharapkan masyarakat mengenal watak karakter serta

    latar belakang pendidikan dan sosial lainnya secara utuh.

3. Bilamana kinerja kepala desa telah menyimpang dari ketentuan yang

    telah ditentukan atau telah habis masa jabatannya, maka kepala desa

    tersebut diusulkan untuk diberhentikan.

4. Kepala desa mengajukan rancangan peraturan desa kepada BPD dan

    bersama sama BPD untuk membahas dalam rapat paripurna, sesuai

    dengan tata tertib yang dimiliki oleh BPD. BPD dengan tugas dan

    wewenangnya ikut serta untuk menyetujui atau mengesahkan dan kepala

    desa melaksanakan peraturan desa, dan keputusan desa setelah ada

    persetujuan dari kedua belah pihak. 

5. Kepala Desa mengajukan Rancangan APBDes kepada BPD untuk

    disahkan menjadi APBDes dalam kurun waktu satu tahun anggaran.

6. BPD menjalankan pengawasan terhadap jalannya roda Pemerintahan

    Desa yang dilaksanakan oleh Kepala Desa. Pengawasan BPD berupa : a). 

    Perdes dan peraturan perundang undangan lainnya. (b). Pelaksanaan

    Peraturan dan keputusan Kepala Desa. (c).  Kebijakan Pemerintah Desa.

    (d).  Pelaksanaan Kerjasama. 

7. Pertimbangan dan saran saran dari BPD terdapat Pemerintahan Desa dan

    masyarakat, selalu dijaga agar segala kepercayaan serta dukungan tetap

    ada sehingga kepala desa selalu dan sungguh sungguh untuk

    melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab.

8. Segala aspirasi masyarakat khususnya dalam bidang pembangunan, BPD

    diharapkan dengan rasa loyalitas mengakui, menampung, dan

    mengayomi masyarakat dengan rasa penuh tanggung jawab dan

    kerjasama yang baik. Permusyawaratan Desa sangat diharapkan oleh

    masyarakat desa, karena dengan adanya lembaga tersebut semua

    aspirasi dan kehendak masyarakat akan tersalurkan. BPD harus mampu

    mewakili daerah masing masing yang memilihnya.    

   Camat Pengasih (Ir Aspiyah,  M. Si) yang didampingi Kasi Pemerintahan Kecamatan Pengasih, Jumat siang (08-06-2018) pukul 13.00 WIB memimpin langsung acara pelantikan dan pengambilan sumpah anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD)  Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Margosari Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulonprogo. 

    Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah BPD Pengganti Antar Waktu (PAW)  berlangsung di Baledesa Margosari Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulonprogo,  dihadiri Camat Pengasih (Ir Aspiyah,  M. Si).  Kasi Pemerintah Kecamatan Pengasih (Herjuno Waluyo,  S. Sos), Kepala Desa (Kades Margosari), Bhabinkamtibmas Desa Margosari,  Babibsa Desa Margosari,  dan Anggota BPD Pengganti Antar Waktu Desa Margosari, serta Dukuh-Dukuh se Desa Margosari Kecamatan Pengasih. 

    Pelantikan dan Pengambilan Sumpah BPD Pengganti Antar Waktu Baru Desa Margosari Kecamatan Pengasih dilaksanakan pada pukul 13.30 WIB setelah itu dilanjutkan dengan penanda tanganan berita acara Pengukuhan serta penyerahan Surat Keputusan.   

   Jabatan Anggota BPD Desa Margosari Kecamatan Pengasih sebelumnya dijabat oleh Walyanta,  S. Pd.Jas yang mengundurkan diri kemudian digantikan oleh Sumaji yang akan melanjutkan sisa tugas anggota lama sampai tahun 2019 mendatang.    

   Dalam sambutannya Camat Pengasih menyampaikan bahwa agat semua lembaga yang ada di Desa Margosari Kecamatan Pengasih bersinergi dengan baik, saling memberikan dorongan dan dukungan yang bersifat positif sehingga kemajuan Desa Margosari Kecamatan Pengasih bisa tercapai ke depannya, terutama dalam pembuatan laporan APBDesnya yang tepat waktu, sehingga tidak ada permasalahan dengan hukum.   

    "Dengan terlaksananya Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Anggota BPD Pengganti Antar Waktu Desa Margosari Kecamatan Pengasih, anggota BPD yang baru semoga langsung bisa menyesuaikan diri dengan perangkat Desa Margosari Kecamatan Pengasih. Dengan adanya sinergitas dan kerjasama antara BPD dengan Perangkat Desa akan menghasilkan kebijakan-kebijakan yang serta bermanfaat untuk seluruh warga masyarakat Desa Margosari Kecamatan Pengasih. Kepada Anggota BPD yang baru agar segera beradaptasi dengan lingkungan terutama diinternal lembaga serta tidak ragi dal menjalankan maupun melaksanakan tugasnya yang sesuai dengan aturan Undang - Undang Desa yang berlaku serta yang berkaitan langsung dengan Desa maupun BPD, "ucap Camat Pengasih (Ir Aspiyah, M. Si).    

. Pemerintah Kecamatan Pengasih mengucapkan terima kasih kepada anggota BPD yang lama, selama ini banyak membantu Pemerintahan Desa dan Pemerintahan Kecamatan. 

« Kembali | Kirim | Versi cetak