Festival Kerawitan Tingkat Kabupaten Kulonprogo

Minggu, 1 Juli 2018 12:00:09 - Oleh : @ryotrantib

Taman Budaya Kulonprogo

Pembinaan Linmas Desa Karangsari Persiapan Pengamanan Pemilu 2019

Syawalan Keluarga Besar Masyarakat Sidomulyo Menghadirkan Ustad Kondang

Pengajian Akbar Pondok Pesantren As-Salam dan Syawalan Desa Tawangsari

Rakor Daftar Pemilih Sementara Hasil Pemutakhiran

Taman Budaya Kabupaten Kulonprogo Syawalan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY

   Pengasih(kecpengasih)--Minggu (01-07-2018), Kerawitan adalah merupakan kebudayaan jawa. Kerawitan juga merupakan kesenian tradisional Jawa yang mengacu pada musik gamelan. Kerawitan dikemas dengan alunan instrumen dan vokal yang indah sehingga enak untuk didengar serta dinikmati.     

  Kesenian kerawitan merupakan kesenian klasik yang sangat terkenal dimasyarakat Jawa dan Bangsa Indonesia yang sebagai salah satu warisan seni dan budaya yang kaya akan nilai historis dan filosofis. Beberapa kesenian tradisional jawa yang menggunakan alat musik gamelan yakni :wayang,  seni tari, dan seni teater seperti kethoprak,  wayang wong,  serta masih banyak lagi dan salah satunya kerawitan. Dalam kesenian kerawitan terdapat dua jenis laras yakni laras slendro dan laras pelog.    

  Dalam perkembangannya kesenian kerawitan masih tetap hidup hingga sekarang. Terbukti kesenian kerawitan ini hingga sekarang kesenian kerawitan masih sering dipelajari dan dilestarikan sebagai sebagai salah satu warisan kesenian dan sebagai budaya masyatakat jawa.    

  Kesenian kerawitan tidak bisa dipandang sebelah mata jika dibandingkan dengan musik era modern ini karena kesenian kerawitan bisa melakukan apa yang tidak bisa oleh musim era modern.    

  Sabtu (30-06-2018) bertempat di gedung Taman Budaya Kabupaten Kulonprogo oada pukul 08.00 WIB telah berlangsung Festival Kerawitan Putri, sebagai penyelenggara dari Dinas Kabupaten Kulonprogo dengan mengundang 12 Kecamatan diwilayah Kabupaten Kulonprogo untuk mengirimkan para senimannya.   

  Dalam acara Festival Kerawitan Putri, Kepala Bidang Seni Adat dan Tradisi Dinas Kenudayaan Kabupaten Kulonprogo (Wruhantoro)  menyampaikan bahwa kegiatan festival Kerawitan ini baru pertama kalinya digelar serta kegiatan festival kerawitan diadakan dengan tujuan untuk mencari bibit-bibit yang potensial terutama untuk pengrawit putri. Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulonprogo berharap agar Festival Kerawitan Putri untuk tahin deoan tetap diselenggatakan/dilaksanakan sehingga benar-benar memperoleh pengrawit yang berkualitas.    

  Dengan melihat minat para peserta Kepala Bidang Seni Adat dan Tradisi Dinas Kenudayaan Kabupaten Kulonprogo (Wruhantoro) prihatin. Tapi ia berharap fetival kerawitan ini tetap diselenggarakan tahun depan, Sebab akan semakin kehilangan potensi jika festival kerawitan hanya ditahun ini.    

  Dalam Festival Kerawitan Putri tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulonprogo dari dua belas (12) peserta dua belas (12) Kecamatan, Festival Kerawitan putri juara Pertama ( I ) diraih dari Kerawitan Putri Kecamatan Kokap,  Juara kedua (II) diraih Kerawitan Putri Kecamatan Sentolo, dan Juara Ketiga (III) diraih Kerawitan Putri Kecamatan Girimulyo sedangkan Kerawitan Putri Kecamatan Samigaluh meraih juara empat (IV) serta Kerawitan Kecamatan Lendah meraih juara lima (V).     

  Acara Festival Kerawitan Putri Tingkat Kabupaten bertempat di Gedung Taman Budaya Kabupaten Kabupaten selesai pada pukul 18.00 WIB serta bejalan aman terkendali. 

« Kembali | Kirim | Versi cetak