Obat Bahan Petasan Meledak di Dalam Rumah

Kamis, 7 Juni 2018 04:51:55 - Oleh : @ryotrantib

Dusun Timoang Desa Pengasih

Pembinaan Linmas Desa Karangsari Persiapan Pengamanan Pemilu 2019

Syawalan Keluarga Besar Masyarakat Sidomulyo Menghadirkan Ustad Kondang

Pengajian Akbar Pondok Pesantren As-Salam dan Syawalan Desa Tawangsari

Rakor Daftar Pemilih Sementara Hasil Pemutakhiran

Taman Budaya Kabupaten Kulonprogo Syawalan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY

    Pengasih(kecpengasih)--Rabu (06-06-2018) sekitar pukul 09.00 WIB diwilayah diwilayah pedusunan Timpang Rt 42/18 Desa Pengasih Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulonprogo telah terjadi ledakan petasan yang mengakibatkan kerusakan rumah tepatnya rumah milik Ny Ngatiyem usia 75 tahun. 

    Kerusakan rumah milik ny Ngatiyem  tersebut terjadi karena disebabkan oleh adanya ledakan petasan yang disimpan oleh cucunya ny Ngatiyem yakni Heri Setyawan dengan usia 17th. Sehingga membuat geger warga sekitar rumah Ny Ngatiyem karena suara ledakan petasan tersebut cukup keras. Cucunya Ny Ngatiyem mengalami luka bakar pada sejumlah bagian tubuhnya. Ny Ngatiyem  tidak mengalami luka bakar lantaran ketika kejadian berada di pekarangan yang berjarak 10 meter dari rumahnya.     

   "Kejadian tersebut bermula ketika Heri hendak mrngeluarkan bubuk mesiu dari petasan lama untuk dicampur saat iti datanglah Ari Supadmanta warga pedusunan Kroco sendangsari kec pengasih berniat untuk membeli longsongan petasan buatan Heri.  Menurut keterangan dari saksi mengaku datang untuk membeli longsong petasan tersebut. Ketika saksi atas nama Heri mengeluarkan bubuk mesiu dari petasan kemudian keduanyan berniat untukenyulut mesiu tersebut dengan api untuk membuktikan masih aktif atau tidak.  Saat itulah terjadi ledakan, " ucap Kompol Salim (Kapolsek Pengasih).    

   Menurut keterangan dari salah seorang saksi (Hery Prasetyo) mengatakan bahwa saudara Ari datang ke rumah ibu  Ngatiyem dengan maksud membawa membawa 6 ons obat bahan petasan untuk dibuatkan untuk dibuatkan petasan kemudian oleh sdr Ari obat bahan petasan tersebut dicoba untuk dibakar sehingga ada percikan bunga api serta mengenai obat bahan tersebut sebanyak 6 ons sehingga sehingga mengakibatkan ledakan yang berdampak kerusakan pada rumah. 

    Dengan terjadinya ledakan obat bahan petasan mengakibatkan rumah Ny Ngatiyem  mengalami kerusakan pada genteng dan dinding yang terbuat dari bambu. Bahkan sdr Heri mengalami luka pada tangan kanan dan kaki serta sehingga sdr Heri harus dibawa ke RSUD Wates tapi rawat jalan.           

   Asal usul obat bahan petasan tersebut dipesan oleh sdr Ari Supadmanto( lahir tanggal 2Januari 1992 yang bekerja sebagai security Hotel Whizz di jalan Dagen Malioboro Yogyakarta) melalui facebook serta obat bahan petasan tersebut diambil pada hari minggu (03-06-2018) pukul 21.00 WIB didepan Puskesmas Galur II,  Kecamatan Galur Kabupaten Kulonprogo kemudian obat bahan pembuat petasan disimlan dan diantar kerumah neneknya (Ny. Ngatiyem). Adapun harga obat bahan yang dibeli oleh sdr Ari seharga Rp 35.000,- per ons sedangkan ongkos pembuat petasan setiap 1buah petasan seharga Rp 700,- (tujuh ratus rupiah).     

   Saat ini pihak Polisi masih memeriksa Heri dan Ari. Barang bukti sudah diamankan berupa tas berisi puluhan longsong petasan tanpa isi dengan diameter sekitar 3cm, bubuk mesiu sisa ledakan beserta lembaran kertas koran yang terbakar serta beberapa bungkus mercon rawit.  Selanjutnya pihak kepolisian mendalami kejadian tersebut. 
          

« Kembali | Kirim | Versi cetak